Jumat, 06 Juni 2014
MAKALAH KAREKTERISTIK PERKEMBANGAN MORAL
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
wr.wb
Alhamdulillah,
puji syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan
rahmat, taufik serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul “karakteristik perkembangan moral”
IAID DARUSSALAM CIAMIS

Sejarah IAIDDiposting pada: 2014-03-24 16:15:38 | Hits : 90Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan, yaitu Pondok Pesantren Darussalam. Pendidikan Tinggi Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak lama dipercaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sarjana-ulama-cendekia, yang memiliki visi ke-Islam-an, keilmuan, kebangsaan dan kemasyarakatan.Kepercyaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang tersebar hampir di seluruh pelosok nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan.Pada awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Syari’ah. Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada tiga fakultas dan satu program, yaitu Fakultas Syari’ah (Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah), Fakultas Tarbiyah (Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah), Fakultas Dakwah (Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam), dan Program Pascasarjana/S2 (Program Studi Pendidikan Islam.Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah pernah didirikan, tetapi kemudian diubah menjadi Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan tuntutan dan perkembangan yang ada. Program Diploma PGSD/PGMI juga pernah ada tetapi kemudian ditingkatkan statusnya dari Program Diploma menjadi Program Strata Satu.
SMA PLUS DARUSSALAM CIAMIS
Sejarah SMA Plus Darussalam
Satu hal yang acap dikenang oleh alumni Pesantren Darussalam adalah kebersahajaan pesantren ini dalam keseharian santrinya. Bahkan, seperti yang kerap terucap dari K.H. Irfan Hielmy (Alm)-pendiri Pesantren Modern Darussalam yang selalu mengajarkan kebersahajaan- setiap kali menerima kunjungan tamu, selalu disambut dengan kalimat yang sama, seolah menegaskan bagaimana seharusnya santri Darussalam mengambil posisi dengan kerendah-hatian, "selamat datang di tempat kami, pesantren yang sangat sederhana."
MAN DARUSSALAM CIAMIS
MAN DARUSSALAM CIAMIS
Sejarah MAN Darussalam
Pada paruh 1929, Kyai Ahmad Fadlil (meninggal tahun 1950) ayahanda K.H. Irfan Hielmy (alm), memulai kisah pendirian Pondok Pesantren dengan sebuah mesjid dan sebuah bilik sebagai asrama. Santri yang pertama mondok adalah pemuda-pemuda setempat yang tidak saja diajarai ilmu-ilmu agama tetapi diajak mengolah sawah, bercocok tanam, dan diberi contoh bagaimana memelihara bilik dan memakmurkan mesjid. Pesantren Cidewa, sebutan untuk komunitas baru itu, dengan cepat mendapat simpati serta dukungan dari masyarakat sekitar bahkan di tahun-tahun pertama mulai dikenal luas dan Iebih banyak lagi santri yang mondok. Tanah Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ini adalah hasil wakaf dari suami-istri Mas Astapraja dan Siti Hasanah di Kampung Kandanggajah, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
PONDOK PESANTREN DARUSSALAM
Pondok Pesantren Darussalam Ciamis
Visi Misi, Tujuan Dan Motto
Visi
Pesantren Darussalam sebagai pusat lembaga pendidikan Islam yang menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan
Misi
1. Menggelorakan semangat pemurnian ajaran Islam yang sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wa al-Jama'ah yang bersumber pada al-Qur'an dan as-Sunnah.
2. Membina budaya kesalihan (kesalihan individu dan kesalihan sosial) dan budaya kepakaran (asketisme intelektual) di kalangan santri dan masyarakat.
3. Mengembangkan dan melestarikan ilmu-ilmu agama Islam yang tertuang dalam kitab-kitab kuning dan litelatur-litelatur modern.
4. Mendukung, melaksanakan dan mengamankan pembangunan nasional di segala bidang secara proaktif, dinamis, ikhlas dan bertanggung jawab.
Langganan:
Postingan (Atom)



